Isoflavon adalah flavonoid utama dalam biji kedelai yang memiliki potensi sebagai antioksidan yang mampu mengikat radikal bebas dan mencegah reaksi berantainya (Yoon dan Park 2014). Di antara senyawa isoflavon, aktivitas antioksidatif tertinggi dimiliki i
Radikal bebas merupakan pemicu sebagian besar penyakit. Senyawa ini sangat aktif menyerang moleku-molekul tubuh yang berada di sekitarnya. Untuk mengatasinya, tubuh sangat memerlukan substansi yang bersifat antioksidan dalam jumlah memadai. Setiap negara